Baca Koran harianokuselatan Online - Harian Oku Selatan

Game Horor Paranormal Activity: Threshold Resmi Batal Rilis

Paranormal Activity.-foto;ist-

Untuk urusan penerbitan, proyek tersebut awalnya akan dibantu oleh DreadXP.

Fans Game Horor Kecewa

Pembatalan proyek ini langsung memicu reaksi kecewa dari komunitas gamer, terutama penggemar The Mortuary Assistant yang sebelumnya sukses menghadirkan atmosfer horor psikologis intens.

Banyak gamer menyayangkan keputusan penghentian proyek karena konsep Paranormal Activity dinilai punya potensi besar di dunia game horor modern.

Sebagian penggemar juga menilai kurangnya dukungan dari pihak pemilik lisensi menjadi penyebab utama gagalnya pengembangan game tersebut.

Brian Clarke Tetap Optimis

Meski proyek Paranormal Activity resmi berakhir, Clarke memastikan dirinya belum meninggalkan industri game horor.

Ia mengaku hanya membutuhkan waktu istirahat sejenak sebelum kembali mengerjakan proyek baru.

Clarke bahkan memberi sinyal akan tetap fokus membuat game horor supernatural seperti karya-karyanya sebelumnya.

BACA JUGA:BPOM Temukan 11 Kosmetik Berbahaya di Awal 2026, Janjikan Putih Instan Tapi Ancam Kesehatan

BACA JUGA:Harga Pisang Ambon di OKU Selatan Anjlok, Petani Terpaksa Jual Rp3.000 per Kilogram

Industri Game Horor Masih Berkembang

Pembatalan Paranormal Activity: Threshold menjadi salah satu contoh bagaimana proyek game berbasis film terkenal tetap memiliki tantangan besar dalam pengembangan.

Meski begitu, genre horor sendiri masih terus berkembang dan memiliki komunitas pemain yang sangat besar, terutama untuk game indie dengan atmosfer menyeramkan dan cerita psikologis mendalam.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan