Baca Koran harianokuselatan Online - Harian Oku Selatan

Highguard Hadirkan Mode Baru Raid Rush, Upaya Terakhir Tarik Pemain?

Highguard Hadirkan Mode Baru Raid Rush.-foto;ist-

HARIANOKUSELATAN.ID Game shooter kompetitif Highguard besutan Wildlight Entertainment tengah berada dalam situasi sulit. Sejak perilisannya, jumlah pemain aktif terus menurun, bahkan dalam beberapa hari terakhir game ini kesulitan menembus 1.000 pemain aktif secara bersamaan.

Di tengah tren penurunan tersebut, pengembang tampaknya mencoba menghidupkan kembali minat komunitas lewat pembaruan besar berupa mode baru bernama Raid Rush.

BACA JUGA:[Rumor] Game Baru Serious Sam Diduga Bocor Lewat Badan Rating Korea Selatan

BACA JUGA:Jumlah Puncak Pemain Resident Evil Requiem di Steam Tembus 300 Ribu

Mode Raid Rush: 10v10 dengan Sistem Bergantian

Melalui akun media sosial resminya, Highguard mengumumkan mode Raid Rush yang menghadirkan format 10 lawan 10 pemain.

Namun mekanismenya tidak sepenuhnya 10v10 secara bersamaan. Setiap tim akan dibagi menjadi dua skuad, dan pertandingan berlangsung dalam format 5v5. Kedua skuad dari masing-masing kubu akan bermain secara bergantian di setiap ronde.

Berbeda dari mode standar, Raid Rush langsung dimulai pada fase raid tanpa perlu melalui proses looting untuk membuka akses serangan. Tim juga akan bergantian peran sebagai penyerang dan bertahan di tiap ronde.

Meski begitu, sistem toko item tetap dipertahankan. Pemain masih bisa membeli perlengkapan tertentu, meski armor dibuat setara untuk seluruh pemain guna menjaga keseimbangan pertandingan.

BACA JUGA:Redmi A7 Pro Resmi di Indonesia, Layar 120 Hz dan Baterai 6.000 mAh

BACA JUGA:Xiaomi Tag dan Power Bank Super Tipis Meluncur, Segini Harganya

Menuai Kritik Komunitas

Alih-alih mendapat sambutan hangat, mode Raid Rush justru menuai kritik dari sebagian pemain setia. Salah satu sorotan utama adalah dihapusnya mode 3v3 original yang sebelumnya dianggap sebagai format paling ideal oleh komunitas.

Beberapa pemain juga menilai konsep 10v10 terasa kurang maksimal karena pada praktiknya hanya 5 pemain per tim yang bermain dalam satu waktu, sementara sisanya menunggu giliran.

Spekulasi bahwa pembaruan ini menjadi “upaya terakhir” untuk menyelamatkan game semakin menguat setelah muncul kabar bahwa Tencent menarik pendanaan mereka dari proyek tersebut. Selain itu, Wildlight Entertainment juga dikabarkan sempat melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam beberapa waktu terakhir.

BACA JUGA:Khawatir Anak Chat WhatsApp dengan Orang Asing? Pantau Pakai Cara Ini

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan