MUARADUA, HARIANOKUSELATAN.ID - Dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika, pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Muaradua Kelas IIB Muaradua kembali melakukan tes urine terhadap puluhan Warga Binaan. Selasa, 18 Maret 2025.
Tes urine itu sendiri dilakukan bukan hanya pada Warga Binaan saja, melainkan juga bagi para Pegawai Lapas Kelas IIB itu juga.
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa petugas maupun WBP tetap bebas dan terhindar dari penyalahgunaan narkotika.
BACA JUGA:Polres OKU Timur Gelar Sholat Ghoib dan Doa Bersama untuk Personel Polri yang Gugur dalam Tugas
BACA JUGA:Korpri OKU Selatan Berikan Bantuan Ke 27 Pemulung
Tes urine dilakukan oleh petugas medis dari Lapas Muaradua. Setiap pegawai dan warga binaan diminta untuk memberikan sampel urine yang kemudian akan diperiksa untuk mendeteksi adanya kandungan narkoba.
Hal itu, sebagaimana yang dibeberkan oleh Kepala Lapas Kelas IIB Muaradua, OKU Selatan Hero Sulistiyono. Selasa, 18 Maret 2025.
BACA JUGA:Hadiri Nuzulul Qur'an, Bupati OKUS Minta Tingkatkan Persatuan
BACA JUGA:Mewakili Warga Simpang, Andi Noprizal Senang Bupati OKUS Safari Ramadhan Dikediamannya
Dikatakannya, deteksi dini Narkoba dengan dilakukan tes urine secara massal ini dilakukan pihak Lapas Muaradua sebagai wujud dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden dan Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan Lapas ataupun Rutan.
"Dalam tes urine kali ini, seluruh pegawai dan warga binaan turut berpartisipasi dengan antusias," ucapnya.
BACA JUGA:Hujan Disertai Angin, Akibatkan Pohon Tumbang Ditiga Titik
BACA JUGA:Bawa 1 Kilo Sabu, 2 Pria di OKU Selatan Diringkus Tim Satres Narkoba
Hasil tes tersebut dinyatakan Negatif semua dari Narkoba. Hal ini akan terus menjadi bahan evaluasi dalam memastikan bahwa tidak ada pihak yang terlibat dalam peredaran narkoba.
Kalapas Muaradua, Hero Sulistiyono juga mengimbau agar seluruh pegawai dan warga binaan tetap menjaga integritas dan tidak terlibat dalam praktik penyalahgunaan narkoba," imbuhnya. (Dal)