MUARADUA, HARIANOKUSELATAN.ID - Guna mendidik Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaradua OKU Selatan terus melakukan inovasi penanaman pangan hingga panen.
Salah satunya, dari hasil kerajinan itu pihak Lapas mengajak para WBP melakukan panen sayuran Terong yang ditanam di area kebun lapas. Sabtu, 22 Febuari 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Muaradua dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kemandirian dalam penyediaan bahan pangan untuk warga binaan.
BACA JUGA:Polda Sumsel Tangkap Bandar Narkoba di OKU Selatan, Sita 2,8 Kg Sabu dan Senpi Rakitan
BACA JUGA:Wakapolres OKU Selatan Hadiri Haflah Dzikir Maulid Nabi Muhammad
Kegiatan panen ini dipimpin secara langsung oleh Kasi Binadik-Giatja, Hazwirin Ali Sukawan didampingi Kasubsi Bimbingan Kerja, Kresna Hadi Wibowo dan Staf.
Panen tersebut melibatkan warga binaan yang terlibat dalam program pertanian sebagai bagian dari pelatihan keterampilan mereka sekaligus mewujudkan program asta cita Presiden dan Menteri Imigrasi & Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Hal itu sebagaimana yang dibeberkan oleh Kepala Lapas Muaradua Hero Sulistiyono, Bc.IP., SH., M.Si. Sabtu, 22 Febuari 2025.
BACA JUGA:Usai Dilantik, Bupati OKU Selatan Berikan Wejangan ke Kepala OPD
BACA JUGA:Pergantian Pimpinan, Lapas Kelas IIB Muaradua Gelar Pisah Sambut
Dikatakannya, kebun sayuran ini merupakan salah satu bentuk untuk menciptakan lingkungan yang lebih mandiri dan produktif.
"Kami berharap dengan kegiatan pertanian ini, para warga binaan tidak hanya mendapatkan makanan yang sehat dan bergizi, tetapi juga mendapatkan keterampilan baru yang dapat mereka gunakan setelah menjalani masa pembinaan," ujarnya.
BACA JUGA:Cegah Stunting, Dinas KB OKU Selatan Terus Berdayakan Kelompok Masyarakat
BACA JUGA:Puluhan Personel Polres OKUS Pam Keamanan Dihotel Samudera
Panen ini diharapkan menjadi langkah awal bagi program pertanian yang lebih luas, dengan rencana pengembangan kebun yang lebih besar dan beragam jenis tanaman lainnya untuk mendukung ketahanan pangan yang lebih berkelanjutan di masa yang akan datang.